Tampilkan postingan dengan label Pelajaran. Tampilkan semua postingan

Gizi dan Kalori.

Gizi dan Kalori.

Berbicara mengenai makanan tidak pernah lepas dari kandungan dan nilai gizi serta kalori yang terdapat dalam makanan. Fungsi utama makanan yang kita makan adalah untuk pertumbuhan, menghasilkan tenaga dan kalori, menjaga kestabilan suhu tubuh, serta untuk proses metabolism dan menghasilkan sel-sel baru.
Makanan dibagi menjadi 2 jenis, yaitu zat organic dan zat anorganik. Zat organic adalah zat makanan yang berupa karbohidrat, lemak, protein, dan vitamin. Adapun zat anorganik berupa garam-garam mineral dan air.
1)      Karbohidrat
Karbohidrat atau sering disebut hidrat arang merupakan zat penghasil kalori dengan angka kalori 4. Semua jenis serelia, tepung, dan gula merupakan karbohidrat. Karbohidrat ada 3 jenis, yaitu :
a)      Monosakarida
Termasuk ke dalam monosakarida adalah berbagai jenis gula, yaitu glukosa, fruktosa, dan galaktosa
b)     Disakarida
Disakarida disebut juga sebagai gula kompleks. Jenis gula yang termasuk disakarida adalah sukrosa, laktosa, dan maltose. Gula sukrosa banyak terkandung pada batang tebu

c)      Polisakarida
Polisakarida merupakan jenis karbohidrat yang berupa tepung-tepungan. Beberapa jenis polisakarida antara lain adalah amilum, sellulosa, dan glikogen. Segala jenis padi-padian seperti beras, jagung, dan gandum mengandung karbohidrat berupa amilum. Kentang dan berbagai jenis umbi juga mengandung amilum. Sedangkan kayu, kertas, dan daun mengandung selulosa.
Berikut ini beberapa pernyataan yang menerangkan mengenai pencernaan karbohidrat :
  • Polisakarida seperti amilum dapat dicerna oleh system pencernaan menjadi disakarida
  • Disakarida akan dicerna lebih lanjut menjadi monosakarida
  • Tenaga dihasilkan oleh proses metabolism monosakarida di dalam sel
  • Glukosa berperan sangat penting di dalam proses pembentukan tenaga
  • Karbohidrat sangat penting untuk peningkatan daya tahan tubuh
  • Karbohidrat juga mengandung serat yang cukup besar sehingga konsumsi karbohidrat sangat baik bagi pencernaan
  • Konsumsi karbohidrat yang berlebih dapat meningkatkan resiko terjadinya kencing manis juga kegemukan
1)      Lemak
Lemak merupakan penghasil kalori terbesar. Angka kalori yang dihasilkan lemak adalah 9. Zat lemak terdiri atas asam lemak dan gliserol.
a)      Asam lemak
Asam lemak terdiri atas steerin, palmitin, dan minyak
b)     Gliserol
Pada proses pencernaan, segala jenis lemak yang dikonsumsi oleh tubuh akan dicerna menjadi asam lemak dan gliserol oleh enzim lipase.
Lemak terdapat pada kacang-kacangan, keju, susu, margarine, mentega, dan semua makanan yang digoreng
Lemak mempunyai peran utama sebagai penyusun jaringan lemak serta sebagai penghasil energy terbesar. Kelebihan lemak akan disimpan pada jaringan di bawah kulit sehingga kelebihan lemak akan menimbulkan kegemukan.
2)      Protein
Protein sangat dibutuhkan oleh tubuh. Protein mengandung angka kalori 4. Fungsi protein bagi tubuh antara lain sebagai berikut :
a)      Menyusun sel dan jaringan tubuh
b)      Menyusun enzim, hormone, dan pigmen
c)      Penghasil tenaga
d)     Memperbaiki dan mengganti sel-sel tubuh yang telah rusak
e)      Berperan utama dalam proses pertumbuhan
f)       Membantu meningkatkan daya tahan tubuh
Penyusun utama protein adalah asam amino. Asam amino penyusun protein ada yang dapat disintesa oleh tubuh dan ada yang tidak dapat disintesa oleh tubuh. Asam amino penyusun protein terdiri atas 26 jenis, dibedakan menjadi berikut :
a)      Asam amino esensial
Merupakan asam amino yang tidak dapat disintesa oleh tubuh. Jumlahnya 10 macam. Kesepuluh asam amino tersebut adalah lisin, leusin, valin, arginin, triptofan, isoleusin, histidin, treonin, fenialanin, dan meteonin. Asam amino esensial hanya dapat diperoleh tubuh melalui makanan. Beberapa jenis makanan yang mengandung asam amino adalah segala produk daging, ikan susu, telur, kacang-kacangan, tempe, tahu dan kedelai. Protein yang dihasilkan oleh hewan disebut protein hewani, sedangkan protein yang dihasilkan oleh produk tumbuhan disebut protein nabati.
b)      Asam amino non esensial
Merupakan asam amino yang sudah terdapat di dalam tubuh
4)      Garam Mineral
Garam mineral merupakan bahan makanan anorganik yang berfungsi antara lain untuk menjaga keseimbangan tubuh serta bahan penyusun tubuh. Beberapa mineral berfungsi untuk bermacam-macam kegiatan tubuh, termasuk dalam system otot dan pembentukan sel. Macam-macam mineral antara lain Na, K, Ca, Mg, P, Cl, Fe, Cu, Mn, F, dan I. Fe (zat besi) mempunyai peran sangat penting dalam pembentukan sel darah merah (hemoglobin). Na (Natrium) dan K (Kalium) sangat penting untuk system saraf. Kalsium (Ca) sangat penting untuk pembentukan tulang dan gigi. Ca dan K juga sangat penting dalam proses pembekuan darah untuk menghentikan pendarahan. Selain itu, masih banyak lagi fungsi mineral di dalam tubuh.
Kekurangan salah satu dari mineral juga dapat menimbulkan penyakit. Contohnya, kekurangan I (iodium) dapat menimbulkan penyakit gondok dan kekerdilan. Kekurangan Fe dapat menimbulkan kurang darah (anemia). Kekurangan flour (F) dapat menimbulkan kekeroposan gigi. Kekurangan Ca dapat menimbulkan penyakit keropos tulang dan gigi. Sedangkan kekurangan K dapat menimbulkan tekanan darah rendah.
5)      Vitamin
Vitamin merupakan senyawa organic yang tidak dapat disusun oleh tubuh (kecuali vitamin A). vitamin diperoleh tubuh melalui makanan. Vitamin ada yang larut di dalam air dan ada yang larut di dalam lemak. Vitamin yang larut dalam air adalah vitamin B dan C. sedangkan vitamin yang larut dalam lemak adalah vitamin A, D, E, dan K.
a)      Vitamin A
Vitamin A berguna untuk kesehatan kulit, selaput lender, penglihatan, serta peningkatan daya tahan tubuh. Vitamin A terdapat pada semua sayuran bewarna hijau dan buah yang bewarna kuning atau kemerahan. Juga terdapat pada produk-produk hewani seperti ikan, telur, hati, dan minyak ikan
b)     Vitamin B
Vitamin B ada beberapa jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis vitamin B dan kegunaannya.
  • Vitamin B1 disebut thiamin, berguna untuk metabolism karbohidrat dan penyerapan lemak. Kekurangan vitamin B1 dapat menimbulkan penyakit beri-beri dan neuritis. Vitamin B1 terdapat pada hati, jantung, ginjal, otak, susu, kuning telur, bekatul, dan beras
  • Vitamin B2 disebut riboflavin, berguna untuk penglihatan serta mempunyai peran utama pada proses oksidasi tubuh. Kekurangan vitamin B2 dapat menimbulkan rabun dan luka-luka di sekitar mulut. Vitamin B2 terdapat pada buah-buahan, sayur sayuran, mentega dan kacang-kacangan
  • Vitamin B6 disebut juga peridoksin, berguna untuk pertumbuhan, melancarkan kerja urat saraf, dan pembuatan sel darah merah. Kekurangan vitamin B6 menimbulkan gejala pellagra, anemia, dan susah buang air besar. Vitamin B6 terdapat pada hati, ikan, daging, dan sayuran
  • Niasin merupakan salah satu golongan vitamin B. niasin berguna untuk proses pertumbuhan dan perbanyakan sel, perombakan karbohidrat, serta mencegah penyakit pellagra. Kekurangan niasin dapat menimbulkan penyakit pellagra. Niasin terdapat pada hati, kol, susu, tomat, ragi, kedelai, dan bayam
  • Asam pentanoat merupakan anggota vitamin B yang berguna untuk kesehatan kulit. Kekurangan asam pentanoat menimbulkan penyakit dermatitis. Asam pentanoat terdapat pada hati, daging, ragi, dan beras.
  • Para amino asam benzoate merupakan anggota vitamin B yang berguna untuk mencegah timbulnya uban pada rambut. Para amino asam benzoate terdapat pada ragi dan hati
  • Kolin, kekurangan jenis vitamin B ini akan menimbulkan penimbunan lemak di sekitar hati dan menimbulkan gangguan pada system pengeluaran (ekskresi) pada kulit dan ginjal. Kolin terdapat pada beras dan hati
  • Biotin, kekurangan biotin mengakibatkan gejala menyerupai pellagra dan menimbulkan penyakit kulit. Biotin terdapat pada ragi, kentang, hati, ginjal, sayuran, dan buah-buahan
  • Asam folat atau vitamin B11, berguna untuk pembuatan sel darah merah. Kekurangan vitamin B11 dapat menimbulkan gejala anemia atau kurang darah. Vitamin B11 terdapat pada sayuran, hati, dan ginjal
  • Vitamin B12 terdapat pada hati atau jeroan lainnya
Vitamin B secara keseluruhan disebut pula dengan istilah vitamin B kompleks

c)      Vitamin C
Vitamin C mempunyai fungsi meningkatkan metabolism tubuh, memperbaiki jaringan yang rusak, menghaluskan dan memperbaiki struktur kulit, antipenuaan, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Kekurangan vitamin C dapat menimbulkan perdarahan pada gusi dan usus, sariawan, serta mudah terserang infeksi. Vitamin C terdapat pada buah-buahan.
d)     Vitamin D
Vitamin D berguna untuk mengatur kadar kapur dan fosfor pada tulang dan darah, membantu proses oksidasi, serta memengaruhi kerja kelenjar endokrin. Kekurangan vitamin D dapat menimbulkan kelainan pada tulang, antara lain rakhitis. Vitamin D terdapat pada hati, telur, ikan dan kacang-kacangan.
e)      Vitamin E
Vitamin E disebut juga tokoferol, berguna mencegah perdarahan pada ibu hamil, meningkatkan kesuburan, mencegah penuaan, serta memperbaiki struktur kulit dan rambut. Kekurangan vitamin E dapat menimbulkan kemandulan, keguguran, otot lemas, kelumpuhan, serta terjadinya kemunduran pada hipofisis dan kelenjar anak gondok. Vitamin E terdapat pada kacang-kacangan, kecambah, susu, kedelai, kuning telur, hati, dan ginjal.
f)       Vitamin K
Vitamin K berguna untuk proses pembekuan darah. Vitamin K terdapat pada hati dan sayuran bewarna hijau.
g)      Air
Air merupakan komponen terbesar penyusun tubuh manusia. Pemenuhan kebutuhan air dapat berasal dari minuman, makanan, dan sayuran. Fungsi air dalam tubuh adalah sebagai berikut :
  • Sebagai pelarut zat makanan untuk memudahkan proses pencernaan makanan
  • Mengaktifkan enzim-enzim yang terlibat dalam metabolism dan mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh
  • Sebagai alat angkut berbagai senyawa dan enzim
  • Mengatur suhu tubuh

Energi Potensial-Kimia dan Energi Kinetik Pada Tubuh Manusia

Energi Potensial-Kimia dan Energi Kinetik Pada Tubuh Manusia

Energy dalam bentuk apakah yang dapat kamu temukan dalam tubuh manusia? Dengan tangan kananmu, pegang dan rasakan bahu kirimu. Saat melakukan gerakan sederhana, kamu terlihat dalam pengubahan energy potensial kimia yang tersimpan dalam tubuhmu menjadi energy kinetic berupa gerakan tanganmu saat melakukan usaha. Apakah bahumu terasa hangat oleh tanganmu? Sebagian energy potensial yang tersimpan dalam tubuhmu digunakan untuk menjaga suhu dalam tubuh konstan. Sebagian energy juga diubah menjadi panas yang terbuang ke lingkungan sekitar. Walaupun istirahat, orang dalam gambar. Memerlukan pengubahan energy.
Proses kimia dan fisika yang kompleks juga tunduk terhadap hokum-hukum fisika, termasuk hokum kekekalan energy. Energy yang tersimpan dalam tubuhmu (misalnya berupa lemak) berkurang ketika usaha yang dilakukan atau panas terbuang dari tubuhmu ke lingkungan sekitarmu. Untuk menjaga berat badan yang sehat, kamu harus menyeimbangkan antara energy yang diperoleh dengan energy yang dikeluarkan dari tubuhmu sebagai usaha atau panas.
Makanan – Energi Potensial Kimia Kita
Apakah yang kamu makan untuk sarapan pagi ini? Tubuhmu sibuk mengubah secara kimia makananmu menjadi molekul-molekul berekasi dengan oksigen dan digunakan sebagai bahan bakar. Walaupun kamu tidak sarapan pagi, tubuhmu mengubah energy yang tersimpan dalam lemak untuk kebutuhan mendadak sampai kamu makan lagi. Kamu mungkin akrab dengan kalori makanan, yaitu satuan yang digunakan ahli nutrisi untuk mengukur berapa banyak energy yang kita dapatkan dari makanan tertentu. Satu kalori sama dengan satu kilo kalori atau sekitar 4180 joule. Setiap gram lemak yang dikonsumsi seseorang menyediakan energy 9 kalori. Karbohidrat dan protein masing-masing menyediakan energy sekitar 4 kalori per gram.
Mengapa tubuhmu memerlukan sumber energy? Makanan menyediakan bahan bakar yang digunakan untuk menjaga suhu tubuh agar konstan, untuk membantu organ-organ tubuh, dan melakukan usaha saat kamu menggerakkan tubuhmu
tabel disamping menunjukkan banyaknya energy yang digunakan dalam melakukan berbagai aktivitas. Energy yang diperlukan masing-masing orang bergantung pada berbagai factor seperti ukuran tubuh, usia, jenis kelamin, factor keturunan, dan tingkat aktivitas sehari-hari.

Gizi dan Kalori

Gizi dan Kalori

Berbicara mengenai makanan tidak pernah lepas dari kandungan dan nilai gizi serta kalori yang terdapat dalam makanan. Fungsi utama makanan yang kita makan adalah untuk pertumbuhan, menghasilkan tenaga dan kalori, menjaga kestabilan suhu tubuh, serta untuk proses metabolism dan menghasilkan sel-sel baru.
Makanan dibagi menjadi 2 jenis, yaitu zat organic dan zat anorganik. Zat organic adalah zat makanan yang berupa karbohidrat, lemak, protein, dan vitamin. Adapun zat anorganik berupa garam-garam mineral dan air.
1)      Karbohidrat
Karbohidrat atau sering disebut hidrat arang merupakan zat penghasil kalori dengan angka kalori 4. Semua jenis serelia, tepung, dan gula merupakan karbohidrat. Karbohidrat ada 3 jenis, yaitu :
a)      Monosakarida
Termasuk ke dalam monosakarida adalah berbagai jenis gula, yaitu glukosa, fruktosa, dan galaktosa
b)     Disakarida
Disakarida disebut juga sebagai gula kompleks. Jenis gula yang termasuk disakarida adalah sukrosa, laktosa, dan maltose. Gula sukrosa banyak terkandung pada batang tebu

c)      Polisakarida
Polisakarida merupakan jenis karbohidrat yang berupa tepung-tepungan. Beberapa jenis polisakarida antara lain adalah amilum, sellulosa, dan glikogen. Segala jenis padi-padian seperti beras, jagung, dan gandum mengandung karbohidrat berupa amilum. Kentang dan berbagai jenis umbi juga mengandung amilum. Sedangkan kayu, kertas, dan daun mengandung selulosa.
Berikut ini beberapa pernyataan yang menerangkan mengenai pencernaan karbohidrat :
  • Polisakarida seperti amilum dapat dicerna oleh system pencernaan menjadi disakarida
  • Disakarida akan dicerna lebih lanjut menjadi monosakarida
  • Tenaga dihasilkan oleh proses metabolism monosakarida di dalam sel
  • Glukosa berperan sangat penting di dalam proses pembentukan tenaga
  • Karbohidrat sangat penting untuk peningkatan daya tahan tubuh
  • Karbohidrat juga mengandung serat yang cukup besar sehingga konsumsi karbohidrat sangat baik bagi pencernaan
  • Konsumsi karbohidrat yang berlebih dapat meningkatkan resiko terjadinya kencing manis juga kegemukan
1)      Lemak
Lemak merupakan penghasil kalori terbesar. Angka kalori yang dihasilkan lemak adalah 9. Zat lemak terdiri atas asam lemak dan gliserol.
a)      Asam lemak
Asam lemak terdiri atas steerin, palmitin, dan minyak
b)     Gliserol
Pada proses pencernaan, segala jenis lemak yang dikonsumsi oleh tubuh akan dicerna menjadi asam lemak dan gliserol oleh enzim lipase.
Lemak terdapat pada kacang-kacangan, keju, susu, margarine, mentega, dan semua makanan yang digoreng
Lemak mempunyai peran utama sebagai penyusun jaringan lemak serta sebagai penghasil energy terbesar. Kelebihan lemak akan disimpan pada jaringan di bawah kulit sehingga kelebihan lemak akan menimbulkan kegemukan.
2)      Protein
Protein sangat dibutuhkan oleh tubuh. Protein mengandung angka kalori 4. Fungsi protein bagi tubuh antara lain sebagai berikut :
a)      Menyusun sel dan jaringan tubuh
b)      Menyusun enzim, hormone, dan pigmen
c)      Penghasil tenaga
d)     Memperbaiki dan mengganti sel-sel tubuh yang telah rusak
e)      Berperan utama dalam proses pertumbuhan
f)       Membantu meningkatkan daya tahan tubuh
Penyusun utama protein adalah asam amino. Asam amino penyusun protein ada yang dapat disintesa oleh tubuh dan ada yang tidak dapat disintesa oleh tubuh. Asam amino penyusun protein terdiri atas 26 jenis, dibedakan menjadi berikut :
a)      Asam amino esensial
Merupakan asam amino yang tidak dapat disintesa oleh tubuh. Jumlahnya 10 macam. Kesepuluh asam amino tersebut adalah lisin, leusin, valin, arginin, triptofan, isoleusin, histidin, treonin, fenialanin, dan meteonin. Asam amino esensial hanya dapat diperoleh tubuh melalui makanan. Beberapa jenis makanan yang mengandung asam amino adalah segala produk daging, ikan susu, telur, kacang-kacangan, tempe, tahu dan kedelai. Protein yang dihasilkan oleh hewan disebut protein hewani, sedangkan protein yang dihasilkan oleh produk tumbuhan disebut protein nabati.
b)      Asam amino non esensial
Merupakan asam amino yang sudah terdapat di dalam tubuh
4)      Garam Mineral
Garam mineral merupakan bahan makanan anorganik yang berfungsi antara lain untuk menjaga keseimbangan tubuh serta bahan penyusun tubuh. Beberapa mineral berfungsi untuk bermacam-macam kegiatan tubuh, termasuk dalam system otot dan pembentukan sel. Macam-macam mineral antara lain Na, K, Ca, Mg, P, Cl, Fe, Cu, Mn, F, dan I. Fe (zat besi) mempunyai peran sangat penting dalam pembentukan sel darah merah (hemoglobin). Na (Natrium) dan K (Kalium) sangat penting untuk system saraf. Kalsium (Ca) sangat penting untuk pembentukan tulang dan gigi. Ca dan K juga sangat penting dalam proses pembekuan darah untuk menghentikan pendarahan. Selain itu, masih banyak lagi fungsi mineral di dalam tubuh.
Kekurangan salah satu dari mineral juga dapat menimbulkan penyakit. Contohnya, kekurangan I (iodium) dapat menimbulkan penyakit gondok dan kekerdilan. Kekurangan Fe dapat menimbulkan kurang darah (anemia). Kekurangan flour (F) dapat menimbulkan kekeroposan gigi. Kekurangan Ca dapat menimbulkan penyakit keropos tulang dan gigi. Sedangkan kekurangan K dapat menimbulkan tekanan darah rendah.
5)      Vitamin
Vitamin merupakan senyawa organic yang tidak dapat disusun oleh tubuh (kecuali vitamin A). vitamin diperoleh tubuh melalui makanan. Vitamin ada yang larut di dalam air dan ada yang larut di dalam lemak. Vitamin yang larut dalam air adalah vitamin B dan C. sedangkan vitamin yang larut dalam lemak adalah vitamin A, D, E, dan K.
a)      Vitamin A
Vitamin A berguna untuk kesehatan kulit, selaput lender, penglihatan, serta peningkatan daya tahan tubuh. Vitamin A terdapat pada semua sayuran bewarna hijau dan buah yang bewarna kuning atau kemerahan. Juga terdapat pada produk-produk hewani seperti ikan, telur, hati, dan minyak ikan
b)     Vitamin B
Vitamin B ada beberapa jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis vitamin B dan kegunaannya.
  • Vitamin B1 disebut thiamin, berguna untuk metabolism karbohidrat dan penyerapan lemak. Kekurangan vitamin B1 dapat menimbulkan penyakit beri-beri dan neuritis. Vitamin B1 terdapat pada hati, jantung, ginjal, otak, susu, kuning telur, bekatul, dan beras
  • Vitamin B2 disebut riboflavin, berguna untuk penglihatan serta mempunyai peran utama pada proses oksidasi tubuh. Kekurangan vitamin B2 dapat menimbulkan rabun dan luka-luka di sekitar mulut. Vitamin B2 terdapat pada buah-buahan, sayur sayuran, mentega dan kacang-kacangan
  • Vitamin B6 disebut juga peridoksin, berguna untuk pertumbuhan, melancarkan kerja urat saraf, dan pembuatan sel darah merah. Kekurangan vitamin B6 menimbulkan gejala pellagra, anemia, dan susah buang air besar. Vitamin B6 terdapat pada hati, ikan, daging, dan sayuran
  • Niasin merupakan salah satu golongan vitamin B. niasin berguna untuk proses pertumbuhan dan perbanyakan sel, perombakan karbohidrat, serta mencegah penyakit pellagra. Kekurangan niasin dapat menimbulkan penyakit pellagra. Niasin terdapat pada hati, kol, susu, tomat, ragi, kedelai, dan bayam
  • Asam pentanoat merupakan anggota vitamin B yang berguna untuk kesehatan kulit. Kekurangan asam pentanoat menimbulkan penyakit dermatitis. Asam pentanoat terdapat pada hati, daging, ragi, dan beras.
  • Para amino asam benzoate merupakan anggota vitamin B yang berguna untuk mencegah timbulnya uban pada rambut. Para amino asam benzoate terdapat pada ragi dan hati
  • Kolin, kekurangan jenis vitamin B ini akan menimbulkan penimbunan lemak di sekitar hati dan menimbulkan gangguan pada system pengeluaran (ekskresi) pada kulit dan ginjal. Kolin terdapat pada beras dan hati
  • Biotin, kekurangan biotin mengakibatkan gejala menyerupai pellagra dan menimbulkan penyakit kulit. Biotin terdapat pada ragi, kentang, hati, ginjal, sayuran, dan buah-buahan
  • Asam folat atau vitamin B11, berguna untuk pembuatan sel darah merah. Kekurangan vitamin B11 dapat menimbulkan gejala anemia atau kurang darah. Vitamin B11 terdapat pada sayuran, hati, dan ginjal
  • Vitamin B12 terdapat pada hati atau jeroan lainnya
Vitamin B secara keseluruhan disebut pula dengan istilah vitamin B kompleks

c)      Vitamin C
Vitamin C mempunyai fungsi meningkatkan metabolism tubuh, memperbaiki jaringan yang rusak, menghaluskan dan memperbaiki struktur kulit, antipenuaan, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Kekurangan vitamin C dapat menimbulkan perdarahan pada gusi dan usus, sariawan, serta mudah terserang infeksi. Vitamin C terdapat pada buah-buahan.
d)     Vitamin D
Vitamin D berguna untuk mengatur kadar kapur dan fosfor pada tulang dan darah, membantu proses oksidasi, serta memengaruhi kerja kelenjar endokrin. Kekurangan vitamin D dapat menimbulkan kelainan pada tulang, antara lain rakhitis. Vitamin D terdapat pada hati, telur, ikan dan kacang-kacangan.
e)      Vitamin E
Vitamin E disebut juga tokoferol, berguna mencegah perdarahan pada ibu hamil, meningkatkan kesuburan, mencegah penuaan, serta memperbaiki struktur kulit dan rambut. Kekurangan vitamin E dapat menimbulkan kemandulan, keguguran, otot lemas, kelumpuhan, serta terjadinya kemunduran pada hipofisis dan kelenjar anak gondok. Vitamin E terdapat pada kacang-kacangan, kecambah, susu, kedelai, kuning telur, hati, dan ginjal.
f)       Vitamin K
Vitamin K berguna untuk proses pembekuan darah. Vitamin K terdapat pada hati dan sayuran bewarna hijau.
g)      Air
Air merupakan komponen terbesar penyusun tubuh manusia. Pemenuhan kebutuhan air dapat berasal dari minuman, makanan, dan sayuran. Fungsi air dalam tubuh adalah sebagai berikut :
  • Sebagai pelarut zat makanan untuk memudahkan proses pencernaan makanan
  • Mengaktifkan enzim-enzim yang terlibat dalam metabolism dan mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh
  • Sebagai alat angkut berbagai senyawa dan enzim
  • Mengatur suhu tubuh

RESULTAN GAYA

RESULTAN GAYA
Gaya-gaya tidak selalu mengubah kecepatan. Bayangkan dua tim yang sedang tarik tambang. Kedua tim tersebut sama-sama mengerahkan gaya dengan arah berlawanan. Bila kedua tim tersebut tidak bergerak, maka gaya yang dilakukan kedua tim pada tali tersebut sama besar. Gaya yang menarik tali ke kiri diimbangi dengan gaya yang menarik tali ke kanan. Gaya-gaya yang besarnya sama dan arahnya berlawanan yang bekerja pada sebuah benda disebut gaya-gaya setimbang.
Gerobak yang bermuatan akan bergerak jika kalian menarik gerobak tersebut. Jika gaya yang kalian kerahkan tidak cukup besar, mungkin kalian akan meminta bantuan teman. Beberapa kemungkinan yang dilakukan teman kilian tersebut seperti menarik gerobak itu bersama kalian atau mendorongnya dari belakang. Dua gaya tersebut, yaitu gaya dari kaliandan teman kalian akan bekerja pada arah yang sama. Jika dua gaya bekerja pada arah yang sama, maka kedua gaya itu dijumlahkan, seperti ditunjukkan pada gambar berikut.
Gaya total atau gaya resultan pada gerobak tersebut sama dengan jumlah kedua gaya itu. Jikagaya total pada suatu benda menuju ke arah tertentu, gaya tersebut disebut gaya-gaya tak setimbang. Gaya-gaya tak setimbang selalu mengubah kecepatan sebuah benda. Apabila teman kalian mendorong gerobak dengan arah yang berlawanan dengan arah gaya dorong yang kalian lakukan, gaya-gaya itu digabung dengan cara yang berbeda. Jika dua gaya berlawanan arah, maka gaya total kedua gaya tersebut merupakan selisih kedua gaya. Jika satu gaya lebih besar daripada gaya yang lain, gerobak itu akan bergerak ke arah gaya yang lebih besar. Dalam hal ini teman kalian jelas tidak membantu.
Jadi, gaya dapat digambarkan sebagai anak panah. Panjang anak panah menunjukkan besar gaya, dan arah anak panah menunjukkan arah gaya. Dengan menggunakan anak panah ini kamu dapat menyatakan berapa besar hasil gabungan gaya-gaya itu dan ke mana arahnya

Hukum Newton

Hukum Newton.
Pengaruh gaya terhadap suatu benda, salah satunya yaitu mengubah gerak benda tersebut.  Gerak suatu benda dapat kita jelaskan melalui hukum newton yang meliputi:
  1. Hukum I Newton
  2. Hukum II Newton
  3. Hukum III Newton

    A.Hukum 1 Newton

    balap MobilGambar 1. Balap Mobil
    Berdasarkan hukum I Newton, setiap benda akan selalu mempertahankan kedudukannya. Inilah sebabnya sulit mengendalikan mobil yang melaju dengan kencang (mencegah tabrakan). Seperti kencangnya mobil-mobil balap seperti gambar 1.
    Bunyi hukum I Newton
    “Suatu benda tetap berada dalam keadaan diam atau bergerak dengan kecepatan tetap jika tidak ada gaya luar yang bekerja padanya”
    Pada Hukum 1 Newton, tidak ada gaya luar yang bekerja, berarti resultan gaya sama dengan nol atau bisa juga di sebut dengan hukum Inersia (Kelembaman).
    Dengan kata lain kelembaman adalah kecenderungan sebuah benda untuk mempertahankan geraknya. Kalian dapat membayangkan hal ini sebagai sifat “malas” sebuah benda. Jika sebuah benda sedang bergerak, benda itu akan terus bergerak dengan kelajuan dan arah yang sama kecuali ada gaya-gaya tak setimbang yang bekerja pada benda itu. Dengan kata lain kecepatan benda tersebut tetap, kecuali ada suatu gaya yang mengubah kecepatan benda itu. Jika sebuah benda diam, maka benda tersebut cenderung tetap diam. Kecepatannya tetap nol kecuali ada gaya yang menyebabkan benda itu bergerak. Secara matematis dituliskan sebagai berikut:
    Hukum I Newton ===> ∑F = O untuk benda diam atau benda bergerak lurus
    beraturan

    B.Hukum II Newton

    bolAAGambar 1.5
    perhatikan gambar 1.5 berikut. Bola tersebut akan melaju atau bergerak atau berpindah tempat setelah mendapat tendangan dari kaki pemain bola. Dengan demikian dapat kita ketahui bahwa bola akan berubah arah ketika ada gaya yang mengenai bola tersebut.

    Dalam contoh tersebut, bola mengalami percepatan. Ukuran kemampuan benda mempertahankan keadaan diam atau keadaan geraknya dinamakan inersia. Hal ini berarti percepatan gerak benda dipengaruhi inersianya, sedangkan kualitas inersia diukur oleh massanya. Dari hubungan tersebut, Newton merumuskan Hukum II Newton sebagai berikut:
    “Percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya yang bekerja pada suatu benda berbanding lurus dengan resultan gaya dan berbanding terbalik massa benda.”
    Secara matematis, Hukum II Newton dinyatakan sebagai berikut yaitu:
    a= ∑F/a  atau    ∑F=m x a
                                                 Keterangan:
    F= resultan gaya (Newton)
    m= massa benda (kg) 
    a= percepatan benda (Newton/kg)

    C.Hukum III Newton

    menyelamgambar 1.6
    Kalian praktekkan memukul tembok. Kira- kira Apa yang kalian rasakan? Iya, benar tangan kita akan terasa sakit. Hal ini terjadi sebagai reaksi dari gaya yang kamu keluarkan untuk memukul tembok sehingga tembok mengerjakan gaya yang sama besar pada tanganmu. Semakin keras kamu memukul tembok, tanganmu akan terasa semakin sakit. Hal ini dijelaskan Newton dalam Hukum III Newton yang dinyatakan sebagai berikut:
    “Jika kamu memberikan gaya pada suatu benda (gaya aksi), kamu akan mendapatkan gaya yang sama besar, tetapi arahnya berlawanan (gaya reaksi) dengan gaya yang kamu berikan.”
    Secara matematis, Hukum III Newton dinyatakan sebagai berikut yaitu:
    Faksi = –Freaksi
    Contoh penerapan Hukum III Newton dalam kehidupan sehari-hari ditunjukkan pada Gambar 1.6. Kaki dan tangan penyelam mendorong air ke belakang (gaya aksi) sehingga badan penyelam terdorong ke depan sebagai gaya reaksi.
     Selain itu, contoh penerapan hUkum III Newton dalam kehidupan sehari- hari yaitu saat bermain bola basket. Saat bermain bola basket, maka pemain bola basket akan melakukan kegiatan mendribel bola. Pada saat mendribel bola inilah terjadi penerapan hokum III Newton, yang mana bola diberi gaya (dipantulkan ke lantai) akan mendapatkan gaya tolak sama besar dari lantai dengan arah yang berlawanan.

Gaya dan Kerja Otot

Slide1Slide2
A.   PENGERTIAN GAYA
Gaya adalah suatu tarikan atau dorongan yang dikerahkan sebuah benda terhadap benda lain. Kadang kadang, akibat suatu gaya tampak demikian jelas, seperti saat sebuah mobil sedang melaju dan menabrak sebatang pohon. Akan tetapi, akibat gaya-gaya lain tidak sejelas pohon yang ditabrak itu. Gaya dapat kita bedakan menjadi dua, yaitu gaya sentuh dan gaya tak sentuh.
1. Gaya Sentuh
Seseorang yang sedang mengangkat barbel berarti memberikan gaya pada barbel. Orang tersebut memberikan gaya dengan kontak langsung dengan barbel. Gaya inilah yang dikenal dengan gaya sentuh. Gaya sentuh adalah gaya yang bekerja pada benda akibat adanya sentuhan. Contoh gaya sentuh antara lain gaya otot dan gaya gesek. Adapun penerapan gaya sentuh dalam kehidupan sehari- hari misalnya yaitu ketika ibu menjinjing belanjaan dari pasar, ayah mendorong mobil saat macet, pemain basket yang sedang mendribel bola basket, dan lainnya.
Saat mendribel bola basket terjadi kerja otot secara sinergis yaitu di tulang telapak tangan dan kerja otot secara antagonis yaitu pada bagian lengan atas dan lengan bawah (otot trisep dan otot bisep)
Gerak-Sinergis-pada-otot-pronator Gerak-Antagonis-pada-lengan
2. Gaya tak Sentuh
Perhatikan gambar 1.2 di samping! Sebatang magnet dapat menarik besi dengan mudah tanpa perlu disentuhkan pada besi. Gaya yang dimiliki magnet merupakan contoh gaya tak sentuh. Jadi gaya tak sentuhadalah gaya yang bekerja pada benda tanpa adanya sentuhan dengan benda tersebut. Contoh gaya tak sentuh antara lain gaya gravitasi bumi dan gaya listrik
B. PENGARUH GAYA TERHADAP SUATU BENDA
 angkat besi22 balap Mobil
Dari ketiga gambar di atas, kalian dapat mengamati bahwa mobil dapat bergerak karena menerima gaya dari dorongan mesin mobil. Besi dapat terangkat karena mendapat dorongan dari tangan manusia seperti halnya gambar tersebut, dan bola basket pada gambar tersebut dapat bergerak karena mendapat tarikan atau dorongan dari tangan manusia. Dari contoh-contoh tersebut, dapat kita ketahui beberapa pengaruh gaya pada benda antara lain sebagai berikut:
a. Menyebabkan perubahan kecepatan gerak benda
b. Menyebabkan benda diam menjadi bergerak dan sebaliknya
c. Mengubah arah gerak benda
d. Mengubah bentuk suatu benda

Pesawat Sederhana

Materi dalam tema pesawat sederhana .

Sedangkan peta kompetensi untuk tema hujan asam adalah sebagai berikut :
Peta Kompetensi Keterpaduan IPA

Jenis-jenis Pesawat sederhana :

1.Tuas

Sebelum mempelajari pesawat sederhana tentang tuas silahkan mendownload Lembar Kerja Siswa 1 “Tuas dalam Tubuh” lebih dahulu sebagai acuan kalian dalam belajar .
Perhatikan gambar 4 berikut ini.
2
Gambar 4. Menggeser Batu Menggunakan Tongkat
Pada  Gambar 4 tampak seseorang  sedang  berusaha  menggeser sebongkah  batu  besar dengan menggunakan tongkat kayu dan sebuah batu kecil. Orang tersebut meletakkan salah satu ujung tongkat kayu di bawah batu kemudian meletakkan batu kecil di bawah tongkat kayu. Tongkat kayu tersebut berfungsi sebagai pengungkit dan balok kayu berfungsi sebagai titik tumpu. Orang  tersebut  kemudian  menekan  ujung  tongkat  kayu  yang paling jauh dari batu. Tekanan yang diberikan akan menyebabkan tongkat kayu bergerak. Pergerakan ujung tongkat kayu yang ditekan menyebabkan pergerakan kecil pada ujung tongkat kayu yang dekat dengan batu. Meskipun pergerakan yang terjadi sangat kecil, namun pergerakan ini membuat gaya tekan menjadi lebih besar. Pertambahan gaya yang terjadi akan mampu mengangkat batu. Batu pada contoh di atas disebut beban, sedangkan gaya tekan yang diberikan orang tersebut disebut dengan usaha atau kuasa. Untuk mempermudah, perhatikan Gambar 5.
11
Gambar 5. Diagram Prinsip Kerja Tuas
Titik A pada Gambar 5 disebut titik kuasa dimana tempat melakukan usaha, titik B disebut titik tumpu dimana tempat pesawat bertumpu dan dan titik C disebut titik beban dimana beban ditempatkan. Jarak kuasa ke titik tumpu (jarak AB) disebut lengan kuasa (lk). Jarak titik beban ke titik tumpu (jarak BC) disebut lengan beban (lb). Massa kuasa adalah mA dan massa beban adalah mB. Massa beban dan massa kuasa berbanding terbalik dengan panjang lengan masing-masing.
Berdasarkan titik tumpunya, tuas dikelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu:
1. tuas jenis pertama
Letak titik tumpu tuas jenis ini berada di antara titik beban dan titik kuasa, seperti diilustrasikan pada Gambar 6.
12
Gambar 6. Diagram Prinsip Kerja Tuas Jenis Pertama
Contoh tuas jenis pertama, yaitu menggeser batu dengan pengungkit, tang dan gunting.
2. tuas jenis kedua
Pada tuas jenis kedua, titik beban berada di antara titik tumpu dan titik kuasa, seperti diilustrasikan Gambar 7.
13
Gambar 7. Diagram Prinsip Kerja Tuas Jenis Kedua
Contohnya, pembuka tutup botol dan gerobak dorong.
3. tuas jenis ketiga
Pada tuas jenis ketiga, titik kuasa berada di antara titik tumpu dan titik beban, seperti diilustrasikan pada Gambar 8.
14
Gambar 8. Diagram prinsip kerja tuas jenis ketiga
Tuas jenis ketiga dijumpai pada mengambil tanah dengan sekop, staples, penjepit kue dan pinset.
Tuas dalam Tubuh
Perlu kalian ketahui, bahwa ternyata setiap rangka kita dalam aktivitas tubuh kita mengandalkan prinsip kerja tuas. Untuk lebih jelasnya, perhatikan Gambar 9.
15
Gambar 9. Tuas dalam tubuh
Mari dibahas satu-satu ya. Pertama ada di kepala antara tengkorak dan tulang leher, dari gambar 9 (a) kira-kira kalian bisa menebak jenis tuas keberapakah itu? Ya benar sekali, pada tengkorak dan tulang leher merupakan jenis tuas pertama. Karena, kalau dirasakan leher sebagi kuasa yang membuat beban dalam hal ini tulang didaerah muka terangkat dan porosnya (titik tumpu) ada ditengah hal itu juga yang menyebabkan leher sering pegal-pegal.
Kedua adalah telapak kaki, tanpa sadar ternyata bagian telapak kaki juga memiliki keunikan. Pada saat berjinjit seperti pada gambar 9 (b) menyebabkan ujung telapak kaki manjadi titik tumpu bagi anggota badan, kemudian pangkal telapak kaki menjadi sedikit tegang karena disitulah kuasa yang diberikan, dan beban berada ditengah-tengah telapak kaki. Telapak kaki pada saat berjinjit merupakan jenis tuas kedua.
Ketiga adalah lengan mengangkat beban, seperti pada gambar 9 (c) jenis tuas ini paling banyak ditemui di anggota tubuh, yaitu jenis tuas ketiga. Contohnya saat mengangkat suatu benda dengan menggunakan tangan, maka tangan yang memegang beban menjadi titik beban, lengan menjadi kuasa, dan siku menjadi titik tumpu.
16
Gambar 10. Kaki menggunakan sandal berhak tinggi
Wanita yang menggunakan sepatu atau sandal berhak tinggi seperti pada Gambar 12 dalam waktu yang lama akan memaksa otot betis berkontraksi dan menyesuaikan sudut dari sepatu atau sandal berhak tinggi secara terus menerus. Sehingga otot akan menjadi lebih pendek dan tegang. Pemakaian sepatu atau sandal berhak tinggi memiliki pengaruh terhadap kesehatan manusia. Carilah artikel tentang bahaya menggunakan sepatu atau sandal berhak tinggi dalam waktu yang lama melalui internet dengan alamat   http://www.tinggibadan.com/highheels.php.
Keuntungan Mekanis Tuas
Perhatikan Gambar 11 berikut.
17
Gambar 11. Prinsip Kerja Tuas
 w menyatakan  beban  yang  akan  diangkat  atau  dipindahkan.  F merupakan  gaya  yang  diberikan  (kuasa). Titik  O  adalah  titik  tumpu  tuas. Panjang OA merupakan panjang lengan beban (lb), sedangkan panjang OB merupakan panjang lengan kuasa (lk). Agar kamu dapat mengetahui bagaimana cara menghitung keuntungan mekanis tuas, silahkan download dan lakukan kegiatan Lembar Kerja Siswa 2 “Keuntungan Mekanis Tuas”
diperoleh bahwa tuas berada dalam keadaan setimbang jika perkalian antara beban (w) dengan lengan beban (lb) sama dengan perkalian antara kuasa (F) dengan lengan kuasa (lk). Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut.
18
atau
19
Keuntungan  mekanis  adalah  perbandingan  antara  beban  yang  diangkat dengan kuasa. Keuntungan mekanis tuas merupakan perbandingan antara lengan kuasa dengan lengan beban. Secara matematis dapat dirumuskan:
20

2.Katrol

pengibaran-bendera-pusakaGambar  12.  Pengibaran Bendera
Pada Gambar 12 terlihat pasukan pengibar bendera sedang  menaikkan bendera pada tiang bendera. Sebuah katrol digunakan untuk menempatkan bendera di puncak tiang. Katrol adalah  roda  beralur  dengan  sebuah  tali  atau  rantai yang  lewat  pada  alur  itu.  Katrol  memudahkan  kita melakukan  kerja.
Untuk memudahkan kalian dalam mempelajari katrol, silahkan download LKs 3 “Katrol”  disini.
Pada  dasarnya  katrol  sama  dengan  tuas,  oleh  sebab  itu  dapat  dimungkinkan mengangkat benda-benda yang lebih berat dari kemampuan. Berdasarkan penempatannya, katrol dibedakan menjadi tiga yaitu: katrol tetap, katrol bergerak, katrol ganda.
Katrol Tetap
Katrol tetap adalah katrol yang kedudukannya selalu tetap di suatu tempat seperti pada Gambar 13 dibawah ini.
a
Gambar 13.  Katrol Tetap
Bagian-bagian katrol adalah
Fb = gaya beban
Fk =  gaya kuasa
lb  =  AO = lengan beban
lk  =  OB = lengan kuasa
Katrol berfungsi untuk membelokkan gaya sehingga berat beban tetap sama dengan gaya kuasanya tetapi dapat dilakukan  dengan mudah. Keuntungan mekanis katrol tetap sama dengan satu. Katrol tetap digunakan untuk menimba air.
Keuntungan mekanis katrol tetap dapat dirumuskan:
b
Katrol bergerak
Katrol  bergerak  adalah  katrol  yang  bila  sedang  bekerja  kedudukan  selalu berpindah tempat mengikuti gerak beban seperti pada Gambar 14.
cGambar 14.  Katrol Bergerak
Titik  tumpu  katrol  tunggal bergerak  berada  di  titik  A.  Lengan  beban  lb  adalah  jarak AO  dan  lengan  kuasa  lk adalah  jarak  AB. Berat beban (w) adalah Fb dan gaya kuasa (F) adalah Fk Dengan  demikian,  berlaku persamaan sebagai berikut.
lk = 2 lb
Jadi, keuntungan mekanis katrol tunggal bergerak adalah:
d
Adapun  besar  gaya  kuasa  yang  harus  dilakukan  untuk mengangkat beban adalah
e
Katrol Ganda
Katrol  ganda  adalah  beberapa  katrol  yang  dirangkai  seperti pada Gambar 15 dan  pada  umumnya digunakan untuk mengangkat benda-benda yang berat. Katrol gabungan dapat memiliki keuntungan mekanik yang besar. Keuntungan mekanik katrol gabungan sama dengan jumlah tali  yang  menyokong  berat  beban.
fGambar 15. Rangkaian Katrol Ganda

3.Bidang Miring

Perhatikan gambar berikut.
Gambar diatas memperlihatkan Ali dan Roma sedang memindahkan drum yang berat sekali keatas truk. Roma membantu Ali memindahkan drum ke atas truk menggunakan papan bidang miring sebagai titian drum. Sehingga gaya yang digunakan untuk memindahkan drum ke atas truk menjadi lebih ringan.
Besarnya usaha yang diperlukan Ali untuk memindahkan drum keatas truk secara langsung (diangkat langsung) sama dengan usaha yang digunakan dengan menggunakan bidang miring. Sehingga, bidang miring digunakan untuk mempermudah usaha, bukan mengurangi besarnya usaha yang harus Ali lakukan untuk memindahkan drum.
Keuntungan mekanis bidang miring, yaitu:
h
Keterangan:
F     =  gaya
w    =  berat  benda
s     =  panjangnya  bidang  miring
h    =  Tinggi  bidang  miring
Dalam keseharian, prinsip bidang miring dapat kalian temukan pada uliran sekrup dan jalan di pegunungan. Sekrup  adalah bidang  miring  yang  diputarkan  pada  tabung secara  spiral.  Jika  kalian  mengamati  sebuah sekrup pada gambar 16,  kalian  akan  melihat  uliran  berupa  bidang miring yang bergerak dari ujung sekrup hingga dekat  puncaknya.  Saat  kalian  memutar  sekrup, uliran  seolah-olah    menarik  sekrup  ke  dalam kayu. Sebenarnya, bidang miring pada sekrup itu bergeser melalui kayu.
iGambar 16. sekrup dengan berbagai bentuk
Jalan yang berkelok-kelok menuju pegunungan seperti pada Gambar 17 memanfaatkan cara kerja bidang miring. Bidang miring adalah permukaan rata yang menghubungkan dua tempat yang berbeda ketinggiannya. Dengan dibuat berkelok-kelok pengendara kendaraan bermotor lebih mudah melewati jalan yang menanjak.

4.Roda Berporos

Roda dan poros merupakan pesawat sederhana yang terdiri atas sebuah roda berputar yang dihubungkan dengan sebuah poros yang dapat berputar bersama-sama.  Roda  dan  poros  merupakan  pesawat  sederhana  yang berfungsi memperbesar kecepatan dan gaya.
Sepeda merupakan contoh alat yang bekerja menggunakan prinsip roda dan poros. Fungsi roda dan poros adalah untuk memungkinkan manusia bergerak lebih cepat. Contoh benda yang bergerak dengan menggunakan prinsip roda dan poros antara lain motor, mobil, kursi roda, dan sepatu roda.
Keuntungan mekanis yang diperoleh dari roda dan poros dapat dihitung dengan menggunakan persamaan berikut.
Kecepatan  yang  dihasilkan  oleh  sepeda  diperoleh  dari perbandingan antara jari-jari roda dan jari-jari poros (gir). Misalnya, pada sepeda balap. Jika gir belakang disetel pada jari-jari terkecil maka sepeda akan melaju dengan kencang. Jika gir roda belakang disetel  pada  jari-jari  yang  besar  maka  laju  sepeda  balap  akan melambat.





Penyakit Pernapasan



Komik strip hanya sekadar intermezzo saja. Namun demikian, bahasan kita kali ini akan berhubungan dekat dengan isu utama cerita pada komik strip diatas. Benar, rokok. Kamu tentu sudah sangat sering mendengar larangan merokok. Selain boros, merokok sangat berbahaya bagi kesehatan kita dan orang-orang disekitar kita. Asap rokok merusak banyak bagian tubuh kita, terutama organ-organ pernapasan.
Merokok merupakan penyebab utama dari sekian banyak penyakit atau kelainan yang terjadi pada sistem pernapasan. Banyak penyakit serius yang terjadi berhubungan dengan kebiasaan merokok seseorang. Zat kimia dalam tembakau, yakni nikotin dan tar, merupakan racun dan dapat merusak sel-sel tubuh manusia. Suhu yang tinggi, asap, serta karbon monoksida yang dihasilkan ketika tembakau dibakar juga mampu melukai sel-sel tubuh perokok. Meskipun kamu bukan perokok, akan tetapi jika kamu ikut menghirup asap tembakau dari perokok disekitarmu (disebut perokok pasif) juga tidak sehat dan berpotensi terkena kerusakan sistem respirasi. Merokok, pencemaran udara, debu batu bara, dan asbes berhubungan dengan masalah-masalah kesehatan pernapasan seperti asthma, bronkitis, emfisema, dan kanker paru-paru.
1)      Infeksi pernapasan
Bakteri, virus, serta mikro-organisme lainnya dapat menyebabkan infeksi pada berbagai organ pernapasan. Pilek/flu biasanya mempengaruhi bagian-bagian atas dari sistem respirasi; dari hidung hingga ke laring. Virus flu juga dapat menyebabkan iritasi dan pembengkakan pada laring, trakea, serta bronki. Silia yang berada disepanjang trakea dan bronki juga berpotensi rusak. Hanya saja, silia biasanya sembuh dengan cepat.

 2)      Bronkitis kronis
Ketika pipa bronki mengalami iritasi dan membengkak serta lendir yang diproduksi terlalu banyak, maka akan terjadi penyakit yang disebut bronkitis. Kebanyakan penyakit ini akan sembuh dalam waktu beberapa minggu, namun terkadang juga memakan waktu yang sangat lama. Bronkitis yang berlangsung dalam waktu lama disebut bronkitis kronis.
3)      Emfisema
Emfisema adalah penyakit dimana alveoli dalam paru-paru membesar. Ketika sel-sel dalam alveoli memerah dan membengkak, maka suatu enzim dikeluarkan menyebabkan dinding alveoli pecah. Hasilnya, alveoli tidak bisa mendorong udara keluar dari paru-paru sehingga lebih sedikit oksigen yang bergerak masuk kedalam aliran dara dari alveoli. Ketika jumlah oksigen dalam darah menjadi rendah dan karbon dioksida tinggi, maka terjadi pemendekan napas.
4)      Kanker paru-paru
Ada banyak macam penyakit kanker, kanker kulit, kanker otak, kanker payudara, kanker paru-paru, dll. Kanker paru-paru merupakan salah satu penyebab utama di Amerika Serikat terkait kematian yang disebabkan oleh kanker. Tar yang terkandung dalam asap rokok merupakan penyebab utama kanker paru-paru. Tar dan zat-zat lain yang ditemukan dalam asap rokok bersifat karsinogenik, yakni zat yang dapat menyebabkan pertumbuhan sel tidak terkontrol. Jika pertumbuhan sel tidak terkontrol ini terjadi didalam paru-paru, maka disebut kanker paru-paru. Kanker paru-paru tidak mudah untuk dideteksi pada level awal. Merokok juga berhubungan dengan perkembangan kanker mulut, esofagus, laring, pancreas, ginjal, serta kanker kandung kemih.
5)Asthma
Napas yang pendek, mendesah, atau batuk merupakan beberapa ciri orang yang terkena penyakit asthma. Ketika seseorang terkena asthma, pipa-pipa bronkus akan berkontraksi dengan cepat. Menghirup obat yang dapat membuat pipa bronkus relaks adalah perlakuan yang biasa dilakukan pada orang yang terkena asthma. Asthma bisa disebabkan sebagai reaksi alergi terhadap sesuatu. Reaksi akergi terjadi ketika tubuh bereaksi berlebihan terhadap suatu zat asing. Serangan asthma bisa jadi disebabkkan menghirup zat-zat tertentu seperti asap rokok atau serbuk tumbuhan tertentu, memakan makanan tertentu, atau stress.

Molekul Unsur dan Molekul Senyawa

Kalian tentu sudah pernah mendengar istilah unsur dan senyawa bukan? Kamu telah mempelajarinya sewaktu kelas 7. Nah, sekarang adakah diantara kalian yang sudah pernah mendengar tentang molekul?
Molekul adalah suatu agregat (kumpulan) yang terdiri dari sedikitnya dua atom dalam susunan tertentu yang terikat bersama oleh ikatan kimia. Suatu molekul dapat mengandung atom-atom dari unsur yang sama atau atom-atom dari dua atau lebih unsur yang bergabung dalam perbandingan tertentu. Sebelumnya kamu telah mengetahui apa itu unsur dan apa itu senyawa, bukan? Sekarang coba ingat kembali pengertian unsur dan senyawa, kemudian hubungkan dengan pengertian molekul yang baru saja dibahas. Dapatkah kamu menyimpulkan pengertian dari molekul unsur dan molekul senyawa?
Molekul unsur adalah kumpulan atom-atom yang berasal dari unsur yang sama, sedangkan molekul senyawa adalah kumpulan atom-atom yang berasal dari dua atau lebih unsur.  Nah, contoh molekul unsur pada proses respirasi adalah gas oksigen dengan rumus molekul O2, sedangkan contoh dari molekul senyawa yakni gas karbon dioksida dengan rumus molekul CO2 serta air (H2O). Contoh lain dari molekul unsur yakni hidrogen (H2), nitrogen (N2), molekul dari unsur-unsur golongan 7A, serta ozon (O3); sedangkan contoh lain dari molekul senyawa yakni karbon monoksida (CO), hidrogen klorida (HCl), dan amonia dengan rumus molekul NH3.

Jadi, suatu molekul tidak harus berupa senyawa, yang, berdasarkan definisi, terbentuk dari dua atau lebih unsur. Misalnya, gas hidrogen adalah suatu unsur murni, tetapi terdiri atas molekul-molekul yang masing-masingnya terbentuk dari dua atom H. Sebaliknya, air adalah senyawa melekular yang mengandung hydrogen dan oksigen dengan perbandingan dua atom H dan satu atom O. Seperti halnya atom, molekul tidak bermuatan listrik (netral).
Proses respirasi melibatkan molekul unsur dan molekul senyawa, dapat dituliskan dalam persamaan reaksi kimia sebagai berikut
persamaan kimia
Persamaan reaksi kimia diatas menunjukkan bahwa proses respirasi yang terjadi didalam sel seperti yang telah disebutkan pada bagian mekanisme pernapasan, menggunakan oksigen untuk menguraikan glukosa yang didapat dari asupan makanan (karbohidrat) menjadi air, karbon dioksida, serta energi yang dapat digunakan tubuh untuk melakukan aktivitas. Ditinjau dari rumus molekulnya, maka dapat disimpulkan bahwa molekul unsur dalam proses respirasi adalah oksigen, dan molekul senyawa dalam proses respirasi adalah glukosa, air, dan karbon dioksida.
Gambar molekul air:
water-molecule

Gambar molekul oksigen
20110803_022744_Oksigen
Gambar molekul karbon dioksida
co2_molecule_sm

- Copyright © 2013 Kayato Sharing - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -