Tampilkan postingan dengan label Article. Tampilkan semua postingan

Tiga Pemain Timnas U-23 Resmi Dikontrak Persebaya

Tiga Pemain Timnas U-23 Resmi Dikontrak Persebaya
[FOTO] Persebaya Surabaya (Antara/M Risyal Hidayat)

Persebaya Surabaya akhirnya mengikat tiga pemain baru dengan kontrak satu musim, Senin (25/11/2013). Tiga pemain yang juga menghuni timnas U-23 tersebut yaitu Manahati Lestusen, Fandi Eko Utomo dan Dedi Kusnandar.
Penandatanganan kontrak dilakukan di Hotel Sultan berbarengan dengan penandatanganan kontrak untuk pelatih baru Persebaya, Rahmad Darmawan. Menurut Komisaris Utama PT Mitra Muda Inti Berlian (MMIB), Diar Kusuma Putra, pihaknya sebelumnya sudah mengontrak 12 pemain lokal di Surabaya. Tiga pemain asing baru dikabarkan akan segera meneken kontrak dalam waktu dekat."Soal pemilihan pemain semuanya diserahkan kepada pelatih. Saya berharap tim sudah rampung pada pertengahan Desember mendatang. Awal Desember ini, semoga semua pemain yang bergabung dengan kami sudah teken kontrak," katanya.
Dia mengatakan, kontrak pemain rata-rata berdurasi satu tahun. Hanya pelatih Rahmad Darmawan saja yang dikontrak dua tahun. Persebaya sebagai klub promosi Indonesia Super League (ISL) musim ini membidik target tinggi atau minimal runner up.
Rahmad mengaku siap memenuhi target itu. "Sejak menangani sebuah tim, pasti ada target untuk mencapai prestasi tertinggi. Bagi saya, target tinggi justru memotivasi saya untuk melakukan yang terbaik untuk tim yang saya latih," tuturnya.
Rahmad kemungkinan baru melatih pada akhir Desember atau awal Januari 2014. Meski demikian, Persebaya sekarang sudah memulai latihan dipimpin asisten pelatih Tony Ho, Francis Wewengkang dan Hendro Kartiko.

Kisah Mengharukan Gol Yabes Roni Malaifani


Pemain Indonesia berselebrasi usai Yabes Roni Malaifani (2 dari kanan) membobol gawang Filipina pada pertandingan kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (10/10/2013). Indonesia unggul 2-0.

Siapa mengira, satu gol yang dilayangkan Yabes Roni Malaifani menjadi sangat berarti bagi warga Alor, pulau kecil di Nusa Tenggara Timur. Macam-macam reaksi kegembiraan terjadi saat putra Alor itu melesatkan gol ke gawang Filipina dalam kualifikasi Grup G Piala AFC U-19, Kamis (10/10/2013) lalu, di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Yabes bercerita masyarakat di sana jarang yang memiliki televisi sehingga sering mengadakan nonton bareng. Ibu Yabes, Sepriana Malaifani, juga ikut nonton bersama karena keluarganya belum memiliki televisi pada malam itu.

"Mama menangis melihat gol Yabes. Ada orang memeluk televisi. Ada pula yang melempar layar lebar. Karena kegirangan, layarnya robek," kata Yabes. "Mama bilang kamu bikin Alor terangkat. Ia bilang beta harus rajin berlatih biar beta lebih baik dan sering main lagi. Nanti kita tancap televisi lagi sampai pagi," tambah Yabes tertawa.

Yabes kemudian bercerita ingin membelikan televisi untuk ibunya. "Biar mama bisa lihat Yabes bermain," ujar Yabes yang tinggal di rumah sederhana di Kecamatan Alor Barat Daya.

Kekasih Yabes juga ikut bergembira. Namun, ketika ditanya sosok kekasihnya itu, pria kelahiran Moru, Alor, 6 Februari 1995, itu masih malu-malu.

"Jangan disebut nama ya, beda sekolah sama beta. Dia nangis lalu telepon karena kangen, dia bilang baru kali ini lihat Yabes di televisi. Dia sujud syukur berdoa," imbuh Yabes tersipu malu.

Sudah ditunggu-tunggu

Yabes Roni Malaifani terpilih dalam skuad Piala AFC U-19 hasil pencarian bakat ke pelosok Indonesia yang dilakukan pelatih Indra Sjafri. Namanya masuk dalam 23 pemain di Timnas U-19.

Hal itu sudah membuat gempar masyarakat Alor. Saat pertandingan melawan Laos di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa (8/10/2013) malam, mereka, kata Yabes, menunggu kapan dirinya masuk ke lapangan.

"Itu rahasia pelatih, saya main atau tidak, ternyata beta tidak dimainkan. Beta bersemangat menyanyikan Indonesia Raya, beta pegang terus lambang Garuda," kata Yabes lagi.

Indonesia akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 4-0. Meski belum dipilih pelatih, Yabes tidak patah semangat. Ia berlatih keras kembali. Dengan hasil latihan, penggemar Ronaldinho itu yakin dapat bermain dalam laga melawan Filipina.

Ternyata benar, Yabes diturunkan pada menit ke-82 menggantikan Dinan Yahdian. Berselang 3 menit, tepatnya pada menit ke-84, dia mencetak gol cantik ke gawang Filipina.

Yabes mencetak gol setelah menerima umpan dari Paulo Sitanggang. Yabes yang melaju dari sayap kanan berhasil menguasai bola dan melesakkan ke tiang dekat tanpa bisa dihalau kiper Filipina.

"Coach ngomong dia lagi goyang, akhirnya beta dipanggil. Yabes main selesailah," ujar Yabes tertawa.

Gol Yabes tersebut menggemparkan masyarakat NTT dan Pulau Alor, tempat Yabes tinggal. Mereka bersorak kegirangan

- Copyright © 2013 Kayato Sharing - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -